Pengecualian

Kami berusaha untuk memverifikasi semua informasi dalam IslamicFInder.org Jika Kamu menemukan konten yang tidak pantas (atau tautan yang mengarah pada konten yang tidak patut), maka silakan  hubungi kami.

LOKASI

Silahkan masukkan nama lokasi saat ini
Silahkan masukkan nilai garis lintang dan garis bujur yang benar
Silahkan pilih zona waktu
Silahkan pilih tanggal mulai penghematan cahaya siang (waktu musim panas)
Silahkan pilih tanggal selesai penghematan cahaya siang (waktu musim panas)
PERHITUNGAN SHOLAT

untuk pengalaman yang lebih cepat dan update harian.

×

untuk pengalaman yang lebih cepat dan update harian.

×

Idul Fitri 2020

Idul Fitri 2020

92 Hari lagi

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang



KAPANKAH IDUL FITRI 2020?


Tahun ini, Idul Fitri 2020 diperkirakan akan dirayakan pada hari Minggu, 24 Mei 2020. Namun, tanggal pastinya bergantung pada penampakan bulan Syawal, 1441, bulan ke-10 Kalender Islam.



APAKAH MAKNA IDUL FITRI?


Idul Fitri, yang dikenal sebagai ’عيد الفطر’ dalam Bahasa Arab dan di negara Asia, adalah sebuah festival yang unik bagi semua muslim di seluruh dunia. Idul Fitri menandai akhir bulan suci Ramadhan. Idul Fitri merupakan imbalan Allah bagi orang-orang beriman yang telah berpuasa selama bulan suci Ramadhan. Hari ini juga merupakan hari ketika orang-orang beriman bersyukur kepada Allah karena telah memberi mereka kesempatan dan kekuatan untuk melaksanakan perintah-Nya selama bulan Ramadhan yang penuh berkah. Secara tradisional, Idul Fitri dirayakan selama tiga hari hampir di semua negara Muslim.

 

Baik Idul Fitri maupun Idul Adha memiliki signifikansi besar dalam Islam sebagaimana terbukti dari hadis berikut:

 

Diceritakan bahwa Anas bin Malik (RA), yang mengatakan:


 Allah telah menggantikan untuk kalian dengan dua hari besar yang lebih baik (daripada festival orang-orang yang tidak beriman): yaitu Idul Fitri dan Idul Adha

(An-Nasai: 1556)

  

Ingatlah satu hal bahwa berpuasa pada hari Idul Fitri dan Idul Adha dilarang sebagaimana terbukti dari hadis berikut:

 

Dikisahkan oleh Abu Said Al-Khudri (RA) bahwa Nabi (SAW) mengatakan:


 "Tidak boleh berpuasa pada dua hari Idul Fitri dan Idul Adha.”

(Sahih Bukhari: 1995)



MERAYAKAN IDUL FITRI:


Karena ini merupakan festival keagamaan, maka umat Islam di seluruh dunia merayakannya dengan penuh semangat dan perayaan di masing-masing negara bervariasi dipengaruhi oleh tradisi mereka. Umat Islam di seluruh dunia merayakan festival Idul Fitri dan memulai hari dengan shalat Idul Fitri. Setelah shalat, umat muslim saling menyapa dan memberi salam Idul Fitri dengan mengucapkan “Selamat hari Idul Fitri”. Setiap orang mempersiapkan pakaian baru untuk hari spesial ini, karena setiap orang ingin menampilkan yang terbaik. Hari tersebut dihabiskan bersama teman-teman dan keluarga dengan berkumpul untuk makan dan membagikan hadiah.

 

Idul Fitri adalah momen kebahagiaan dan kesenangan; dan ini juga terbukti dari hadis berikut:

 

Diriwayatkan oleh Aisha (R.A.) Aisyah (RA) yang melaporkan bahwa Nabi (SA) berkata kepada Abu Bakar (RA). (Pada hari Idul Fitri ketika Abu Bakar (RA) melihat dua gadis sedang menyanyikan cerita tentang Hari Buath di Madinah):

 

..... Wahai Abu Bakar! Setiap orang memiliki hari Idul Fitri mereka dan ini adalah Idul Fitri kami.”

(Sahih Bukhari: 952)

 

 

Dalam narasi lain, dikatakan bahwa Rasulullah (SAW) mengatakan kepada Abu Bakar (RA):

 

Biarkan mereka wahai Abu Bakar, karena ini adalah hari Idul Fitri.” 



SHALAT IDUL FITRI:



Para ulama memiliki perbedaan pendapat mengenai peraturan shalat Id. Namun, semua muslim harus melaksanakan kedua shalat Id karena sebagian besar ulama, berdasarkan bukti kuat, berpendapat bahwa hal ini adalah wajib (kewajiban). Salah satu tujuan di balik shalat Idul Fitri adalah untuk memberikan kesempatan kepada lebih banyak muslim untuk menghadiri jamaah yang lebih besar dalam suasana khusuk beribadah. Selain shalat, khutbah Idul Fitri (setelah shalat Idul Fitri) juga telah menjadi bagian integral dari pertemuan jamaah dan shalat ini



  • Penting dan wajib bagi seorang muslim untuk membayar 'Zakat Fitrah' sebelum melaksanakan Shalat Idul Fitri. (Sahih Bukhari: 1511)
  • Waktu Shalat Idul Fitri dimulai sejak matahari berada tiga meter di atas cakrawala hingga matahari mencapai meridiannya. Akan tetapi, lebih baik melaksanakan shalat dini hari setelah matahari terbit. (Abu Dawud: 1135)
  • Shalat Idul Fitri dilakukan tanpa ‘Iqomah’ atau ‘Adzan’. [Sahih Muslim: 885 (b)]
  • Shalat Ied terdiri dari dua raka'at di mana takbir (Allahu Akbar) diucapkan tujuh kali. (Abu Dawud: 1149)
  • Sisa shalat Ied sama dengan shalat lainnya yang dilakukan setiap hari.
  • Setelah menyelesaikan shalat, merupakan hal sunah (beberapa ulama mengatakan bahwa itu adalah wajib) untuk mendengarkan khotbah (khutbah) setelah Shalat Ied. Jadi seseorang harus tinggal hingga khutbah imam berakhir setelah menyelesaikan Shalat Ied.

Setelah mendengarkan khutbah, umat Islam saling memberi selamat dengan salam seperti 'Selamat Idul Fitri' dan عيد مبارك dll. Namun, ucapan selamat Idul Fitri yang paling sering diucapkan kepada teman-teman dan sesama Muslim adalah 'Selamat Hari Idul Fitri '.

 

Sunah Shalat Idul Fitri:

Seseorang harus mengikuti ajaran Rasulullah (SAW) untuk setiap aspek kehidupan dan hal yang sama juga berlaku untuk sholat Ied. Berikut ini adalah beberapa sunah Nabi (SAW) yang harus diikuti oleh setiap Muslim:

 

 

1- Mandi atau lakukan wudhu sebelum pergi untuk shalat.

2- Gunakan sikat gigi (siwak).

3- Anda harus mengenakan pakaian terbaik Anda pada hari ini.

4- Gunakan parfum.

5- Makan kurma dalam jumlah ganjil sebelum berangkat untuk shalat Idul Fitri. (Sahih Bukhari: 953)

6- Pastikan Anda telah membayar Zakat Fitrah sebelum melaksanakan Shalat Idul Fitri.

7- Mengucapkan 'Takbiran' berikut saat berangkat dan pulang dari Shalat Idul Fitri:


 

اَللهُ أَكْبَرُ ، اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ ، وَاللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ، وَلِلَّهِ الْحَمْدُ

Allaahu akbar, Allaahu akbar, Allahu akbar laa ilaaha ill-Allaah, wa Allaahu akbar, Allaah akbar, wa Lillaah il-hamd


(Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tiada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, dan segala puji bagi Allah)

 (Irwa Al Ghalil: 3 / 125)

 


8- Mendengarkan Khotbah (Khutbah) setelah melaksanakan Shalat Ied. (An-Nasai: 1517)

9- Gunakan jalan yang berbeda saat pergi ke masjid dan kembali setelah melaksanakan shalat Idul Fitri. (Sahih Bukhari: 986)




ZAKAT FITRAH:



Seperti diriwayatkan oleh Ibnu Umar (RA) bahwa:

 

Rasulullah (SAW) mewajibkan bagi semua hamba sahaya maupun umat muslim yang merdeka, pria maupun wanita, untuk membayar satu sho’ kurma atau gandum sebagai Zakat Fitrah.”

(Sahih Bukhari: 1504)

 

 

Menurut hadis yang disebutkan di atas, Zakat Fitrah atau Sadaqatul Fitrah (atau fitrah / fitrana) adalah kewajiban bagi setiap Muslim termasuk budak, orang yang bebas merdeka, pria, wanita, muda, bayi baru lahir dan tua. Kewajiban zakat fitrah bagi seorang muslim sama dengan nisab dari zakat normal (nisab adalah batas pembebasan untuk pembayaran zakat).

 

Silahkan KLIK DISINI untuk Kalculator Zakat

 

 

Jumlah zakat fitrah yang harus diberikan oleh setiap orang adalah jumlah minimum atau setara dengan satu sho’ 'biji-bijian/gandum/kurma. Sho’ adalah ukuran volume kuno dan pemahaman yang paling umum adalah bahwa satu sho’ setara dengan sekitar 2,25 – 2,5 kg. Namun, para cendikia muslim di seluruh dunia biasanya mengumumkan jumlah zakat fitrah yang harus dibayar selama bulan Ramadhan.

 

 

Seperti dalam zakat normal, zakat fitrah didistribusikan kepada umat muslim yang miskin dan membutuhkan. Merupakan sebuah keutamaan untuk memberikan shadaqatul fitrah pertama-tama kepada kerabat yang membutuhkan, kemudian ke tetangga yang membutuhkan dan kemudian ke umat muslim yang membutuhkan.

 

Zakat fitrah harus dibayarkan sebelum Shalat Ied.




KESIMPULAN:


Nikmatilah hari raya ini karena Anda dapat merayakanmya sepanjang hari bersama teman dan seluruh anggota keluarga sambil makan bersama, tetapi jangan lupakan saudara dan saudari muslim Anda yang kurang beruntung, yang tidak memiliki sarana untuk merayakan festival yang diberkahi ini.

 

Juga ingatlah kami dan semua umat muslim dalam doa Anda.




Contact Us

Thanks for reaching out. We'll get back to you soon.

Kebijakan privasi baru kami

We have updated our privacy policies according to CCPA and GDPR rules and regulations for Californian and EU citizens respectively. If you continue using our website, then you have agreed to our Terms of Use and Privacy Policy.

 Atau  Info Lebih Lanjut

Improve your location’s accuracy

Sometimes we might have trouble finding where you are located. Having your current location will help us to get you more accurate prayer times and nearby Islamic places. Here are some things you can do to help fix the problem.

  1. In the top right, click More
  2. Click Settings and then Show advanced settings.
  3. In the "Privacy" section, click Content settings.
    1. In the dialog that appears, scroll down to the "Location" section. Select one of these permissions:
    2. Allow all sites to track your physical location: Select this option to let all sites automatically see your location.
    3. Ask when a site tries to track your physical location: Select this option if you want Google Chrome to alert you whenever a site wants to see your location.
    4. Do not allow any site to track your physical location: Select this option if don't want any sites to see your location.
  4. Click Done.
  1. Open System Preferences and then Security & Privacy Preferences and then Privacy and then Location Services.
  2. To allow for changes, click the lock in the bottom left.
  3. Check "Enable Location Services."
  1. Turn on location
    1. On your phone or tablet, open the Settings app.
    2. Tap Location.
    3. At the top, switch location on.
    4. Tap Mode and then High accuracy.
    If you still get an error when you open IslamicFinder, follow the step 2.
  2. Open Chrome
    1. In the top right, tap More
    2. Tap Settings.
    3. Under "Advanced", tap Site Settings
    4. Tap Location. If you see a toggle, make sure it turned on and blue.
      1. If you see "Location access is turned off for this device," tap the blue words > on the next Settings screen, tap the toggle to turn on location access.
      2. If you see "blocked" under "Location," tap Blocked > tap IslamicFinder > Clear & reset.
    5. Open IslamicFinder in your mobile browser and refresh the web page
    If you're using a browser other than Chrome, visit your browser's help center by visiting their website.
  1. Turn on location
    1. Open Settings app.
    2. Tap Privacy > Location Services > Safari Websites.
    3. Under "Allow Location Access," tap While Using the app.
  2. Give current location access on your browser
      Safari
    1. Open settings app.
    2. Tap General > Reset.
    3. Tap Reset Location & Privacy.
    4. If prompted, enter your passcode.
    5. You will see a message that says "This will reset your location and privacy settings to factory defaults." Tap Reset Settings.
    6. Open Safari
    7. Go to IslamicFinder
    8. To give Safari access to your location, tap Allow or OK
    9. To give IslamicFinder access to your location, tap OK
  3. If you are using a browser other than Safari, visit your browser's help center by visiting their website.