Pengecualian

Kami berusaha untuk memverifikasi semua informasi dalam IslamicFInder.org Jika Kamu menemukan konten yang tidak pantas (atau tautan yang mengarah pada konten yang tidak patut), maka silakan  hubungi kami.

LOKASI

Silahkan masukkan nama lokasi saat ini
Silahkan masukkan nilai garis lintang dan garis bujur yang benar
Silahkan pilih zona waktu
Silahkan pilih tanggal mulai penghematan cahaya siang (waktu musim panas)
Silahkan pilih tanggal selesai penghematan cahaya siang (waktu musim panas)
PERHITUNGAN SHOLAT

for faster experience and daily updates

×

for faster experience and daily updates

×

Kalkulator Zakat

Getting started

Zakat is one of the Pillar of Islam and a way to purify your wealth for the will of Allah (SWT). It is payable on assets owned over one lunar year. It is calculated as 2.5% of the total wealth.
The collected amount is paid first to zakat collectors, and then to poor Muslims, to new converts to Islam, to Islamic clergy, and others.

To start calculating your zakat this year, click on the button below.

This field is required for nisab calculation.
Value entered is invalid for nisab calculation.
In Hands
In Bank Account
In Business
Rental Income
Property Value
To Family
To Others
Credit Card Payment
Home Payment
Car Payment
Business Payment
Category Amount
Gold & Silver
Cash & Property
Debts & Liabilities
TOTAL

Payable Zakat (2.5%)

Donate 1,300,330

to SeekersHub

Donate Now

Kalkulator Zakat Online IslamicFinder menyediakan metode untuk menghitung zakat dari aset-asetmu, langkah demi langkah.

 

Langkah 1: Masukkan nilai nisab dalam mata uang lokal. Menurut hukum Syariah, nisab adalah jumlah minimum yang dimiliki seseorang selama lebih dari satu tahun yang menjadikan orang tersebut wajib membayar zakat. Anda dapat menghitung nisab baik dalam nilai emas maupun perak. Dalam nilai perak, nisab standar adalah 21 ons perak (612,36 gram) atau setara dengan nilai uang tunainya. Dalam nilai emas, nisab standar adalah 3 ons emas (87,48 gram) atau setara dengan nilai uang tunainya. (Catatan: periksa nilai emas dan perak dalam mata uang lokal)

 

Langkah 2: Pada langkah berikutnya, jumlahkan kuantitas dari emas dan perak yang telah dimiliki selama lebih dari satu tahun beserta harganya per 10 gram dalam mata uang lokal. Masing-masing jenis (dalam satuan karat) emas yang dimiliki harus ditambahkan secara terpisah karena nilai mereka berbeda.

 

Langkah 3: Dalam langkah ini, jumlahkan nilai-nilai uang tunai, properti dan saham yang telah dimiliki selama lebih dari setahun, karena zakat juga berlaku pada hal-hal ini.

 

Langkah 4: Pada langkah terakhir ini, Anda perlu menambahkan utang dan kewajiban, pembayaran yang jatuh tempo, serta utang yang harus dibayarkan. Jumlah ini akan dikurangi dari aset/kepemilikan Anda pada akhir perhitungan untuk menentukan zakat yang wajib Anda tunaikan.

 

Langkah 5: Setelah menyelesaikan langkah-langkah di atas, sebuah ringkasan akan muncul untuk memberitahu Anda apakah Anda memenuhi syarat untuk membayar zakat, dan jika iya, maka zakat yang harus dibayar akan muncul. Zakat yang harus dibayarkan adalah sebesar 2,5% dari kepemilikan Anda secara keseluruhan. Anda juga akan memiliki pilihan untuk mencetak ringkasan ini sehingga Anda dapat menyimpan catatan zakat yang dibayar setiap tahun.

 

Tipe lain dari zakat yang bersifat wajib bagi umat muslim adalah zakat fitrah, sering disebut sebagai sedekah Idul Fitri. Kata Fitri berarti sama dengan iftar, berbuka puasa dan berasal dari akar kata yang sama, yakni futoor yang berarti sarapan. Jadi, secara islami, zakat fitrah adalah nama yang diberikan untuk amal yang didistribusikan pada akhir bulan Ramadhan. Jumlah zakat fitrah yang harus ditunaikan sama bagi setiap orang, terlepas dari jumlah pendapatan mereka yang berbeda. Jumlah minimum ialah sebesar satu sha (dua tangkup) makanan, biji-bijian atau buah kering untuk setiap anggota keluarga. Perhitungan ini didasarkan pada laporan Ibnu Umar bahwa Nabi (SAW) membuat zakat fitrah wajib dibayar oleh satu sha kurma kering atau satu sha jelai/gandum. Seorang sahabat, Abu Said Al-Khudri berkata,

"Pada zaman Rasululloh, kami biasa menyerahkan zakat (fitrah) dalam bentuk satu sha makanan, kurma kering, jelai/gandum, anggur kering, atau keju kering." (al-Bukhari – Bahasa Arab/Inggris vol.2, hlm. 340, no.582)

Contact Us

Thanks for reaching out. We'll get back to you soon.

Our New Privacy Policy

We have updated our privacy policies according to GDPR rules and regulations for EU citizens. If you continue using our website, then you have agreed to our policy.

 or  More Info

Improve your location’s accuracy

Sometimes we might have trouble finding where you are located. Having your current location will help us to get you more accurate prayer times and nearby Islamic places. Here are some things you can do to help fix the problem.

  1. In the top right, click More
  2. Click Settings and then Show advanced settings.
  3. In the "Privacy" section, click Content settings.
    1. In the dialog that appears, scroll down to the "Location" section. Select one of these permissions:
    2. Allow all sites to track your physical location: Select this option to let all sites automatically see your location.
    3. Ask when a site tries to track your physical location: Select this option if you want Google Chrome to alert you whenever a site wants to see your location.
    4. Do not allow any site to track your physical location: Select this option if don't want any sites to see your location.
  4. Click Done.
  1. Open System Preferences and then Security & Privacy Preferences and then Privacy and then Location Services.
  2. To allow for changes, click the lock in the bottom left.
  3. Check "Enable Location Services."
  1. Turn on location
    1. On your phone or tablet, open the Settings app.
    2. Tap Location.
    3. At the top, switch location on.
    4. Tap Mode and then High accuracy.
    If you still get an error when you open IslamicFinder, follow the step 2.
  2. Open Chrome
    1. In the top right, tap More
    2. Tap Settings.
    3. Under "Advanced", tap Site Settings
    4. Tap Location. If you see a toggle, make sure it turned on and blue.
      1. If you see "Location access is turned off for this device," tap the blue words > on the next Settings screen, tap the toggle to turn on location access.
      2. If you see "blocked" under "Location," tap Blocked > tap IslamicFinder > Clear & reset.
    5. Open IslamicFinder in your mobile browser and refresh the web page
    If you're using a browser other than Chrome, visit your browser's help center by visiting their website.
  1. Turn on location
    1. Open Settings app.
    2. Tap Privacy > Location Services > Safari Websites.
    3. Under "Allow Location Access," tap While Using the app.
  2. Give current location access on your browser
      Safari
    1. Open settings app.
    2. Tap General > Reset.
    3. Tap Reset Location & Privacy.
    4. If prompted, enter your passcode.
    5. You will see a message that says "This will reset your location and privacy settings to factory defaults." Tap Reset Settings.
    6. Open Safari
    7. Go to IslamicFinder
    8. To give Safari access to your location, tap Allow or OK
    9. To give IslamicFinder access to your location, tap OK
  3. If you are using a browser other than Safari, visit your browser's help center by visiting their website.